YKS Gelar Workshop Penguatan Kapasitas

Pengelolaan Koperasi Berbasis Digital

Slide 1 Heading
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipiscing elit dolor
Click Here
Slide 1 Heading
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipiscing elit dolor
Click Here
Slide 1 Heading
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipiscing elit dolor
Click Here

Yayasan Kesehatan untuk Semua (YKS) pada Kamis, 19 Juni 2025 menggelar workshop penguatan Kapasitas dalam pengelolaan dan penguatan koperasi berbasis digital bagi pengurus koperasi.

Kegiatan yang dipusatkan di Hotel Annisa New Beach Lewoleba itu dihadiri para pengurus, pengawas dan anggota koperasi konsumen perempuan purna migran (KOPPMI), yang didampingi YKS selama ini.

Dalam pengantar pembuka, Direktur Eksektuf YKS, Mans Balawala mengatakan, di era teknologi informasi yang terus berkembang dari waktu ke waktu maka suka tidak suka, kita seolah dipaksa untuk memanfaatkan sisten informasi teknologi dalam banyak hal termasuk dalam pengelolaan dan pencatatan keuangan berbasis digital.

Mans mengatakan, koperasi perlu meningkatkan kapasitas dan kapabilitasnya untuk bersaing dan memberikan layanan yang lebih baik kepada anggotanya.

NTT dikenal sebagai propinsi koperasi. Sesuai Data BPS, sebanyak 3.340 koperasi yang terdaftar di dinas koperasi, belum lagi yang lain termasuk koperasi Merah Putih yang akan ada di semua desa. Dari jumlah tersebut yang dinyatakan koperasi sehat baru 15%. Sementara 85 % lainnya dalam keadaan tidak baik-baik saja. Kita harus bekerja keras agar KOPPMI tidak menjadi bagian dalam 85 % itu.

“Karena itu, kegiatan hari ini menjadi penting, bagaimana kita memperkuat kapasitas dalam pengelolaan koperasi agar kita tidak kalah bersaing dengan koperasi-koperasi yang memiliki modal besar,” papar Balawala dan mengajak semua peserta untuk selalu optimis dalam mengembangkan koperasi perempuan purna migran ini agar dapat memberikan kesejahteraan kepada anggotanya.

Dikatakannya, saat ini jumlah penerima manfaat dari koperasi yang dibangun bersama, memang masih kecil karena kecilnya modal yang dimiliki. Hal ini karena jumlah keangoataan masih terbatas. Karena itu bagi anggota komunitas yang belum menjadi bagian dari koperasi dapat mendaftarkan diri untuk menjadi bagian dari koperasi termasuk keluarga pekerja migran aktif.

Workshop yang dilakukan bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada para peserta tentang pengelolaan koperasi berbasis digital, termasuk strategi digitalisasi, pengembangan sistem informasi, dan pengelolaan data.

“Saya berharap workshop ini dapat menjadi kesempatan yang berharga bagi bapak/Ibu semua untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, dan ide-ide inovatif dalam pengelolaan koperasi. Mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas koperasi kita,’’ demikian Mans.

Sementara itu, Vian Taum selaku fasilitator dalam materinya terkait pengelolaan resiko keuangan dan penggunaan teknologi menjelaskan, beberapa resiko keuangan yang terjadi meliputi risiko kredit, likuiditas, operasional, dan pasar. Karena itu perlu strategi mitigasi seperti adanya Standar Operasional Prosedur (SOP), dana cadangan, dan sistem pencatatan digital.

Teknolgi dapat digunakan untuk aplikasi keuangan, market place online, media sosial dan sistem pembayaran digital yang membantu koperasi meningkatkan efsiensi dan jangkauan. Langkah implementasinya adalah pelatihan digital, memilih platform yang sesuai, evaluasi dampak dan tingkatkan kualitas produk.

Copyright 2025

All Right Reserved